Kamis, 13 Maret 2014

BAB V



BAB V
PENUTUP

A.    Kesimpulan
            Sebagai kesimpulan akhir dari laporan berikut ini adalah selama melakukan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) penulis menemukan jati diri selama berada dan berinteraksi dalam lingkungan masyarakat luas. Berinteraksi atau menggeluti dunia usaha tidaklah mudah, ada banyak hal yang perlu dilakukan agar orang yang akan melakukan hubungan kerja sama dengan kita dan dapat terkesan dengan apa yang dapat kita lakukan atau kerjakan.
            Media Player Classic adalah suatu software yang digunakan untuk memainkan media berupa Audio maupun Video. Selain memiliki kelebihan yang banyak, Media Player Classic ini juga mudah digunakan karena fitur-fitur yang ada di dalamnya mudah dipahami oleh pengguna. Tampilannya juga cukup menarik dan juga software ini gratis.
B.     Saran
 Berikut adalah beberapa saran penulis untuk sekolah maupun untuk tiap-tiap jurusan,yaitu: 
a.      Bagi Pembaca supaya di kemudian hari laporan ini bisa dikembangkan supaya lebih sempurna.
b.      Bagi Sekolah supaya persiapan Prakerin dalam pembekalan lebih lengkap.
c.       Bagi tempat Prakerin memberikan tugas yang lebih kepada siswa yang Prakerin.

BAB IV



BAB IV
PEMBAHASAN

       A.    Cara Menginstal Media Player Classic

Berikut ini adalah cara untuk menginstal software Media Player Classic :
  1. Klik 2x file MPC-HC (Media Player Classic Home Cinema)
  1. Tampilan pemilihan bahasa disini saya memakai bahasa English, klik OK
           3.      Tampilan awal penginstallan MPC-HC, klik Next
  1. Perjanjian lisensi pilih I accept the agreement, klik Next
           5.      Di sini kita dapat mengubah dimana file MPC-HC yang kita install akan di simpan, klik Next
  1. Di sini kita bisa memilih fitur dan komponen apa yang akan kita ikut install, klik Next
  1. Penyesuaian nama folder MPC-HC yang akan tampil di menu start, klik Next
  1. Di sini kita bisa memilih apakah icon shortcut ditampilkan di semua user yang tersedia di PC atau tidak, klik Next
  1. Semua yang telah kita pilih di tampilan sebelumnya tampil di sini, klik Install
  1. Proses penginstalan

  1.  Penginstalan sudah selesai, klik finish
         12.  Tampilan awal MPC-HC


          B.     Fasilitas atau Menu-menu di Media Player Classic

1.         Menu File
a.    Quick open file : membuka file di komputer, layar akan langsung  menunjukkan langsung ke folder My Documents.
b.    Open file : memberi anda dua kolom untuk mengetikkan file yang sudah anda ketahui lokasinya. Apabila tak tahu atau tak yakin dimana letak file tersebut, cukup klik “browse” .
c.    Open dvd : membuka folder dvd jika memang ada.
                           
d.   Open device : membuka device apapun yang tersambung dengan komputer anda.
e.    Open dics : mencari tahu apakah ada cd dalam cd drive komputer anda.
f.     Close : menghentikan file yang sedang diputar.
g.    Save as : menyimpan video atau audio dengan nama baru.
h.    Save image : mengambil gambar dari video yang sedang diputar.
i.      Save thumbnails : menyimpan thumbnails yg terbuat dari video tersebut.
j.      Subtitle database : memudahkan anda mencari atau menambahkan file teks terjemahan dalam video anda jika memang tersedia.
k.    Properties : memberi anda informasi tentang audio atau video yang tengah diputar.
l.      Utils : mengaktifkan konventor DMS. DMS adalah ekstensi file dari video streaming.
m.  Exit : menutup aplikasi media player classic.
2.         Menu View
a.    Caption & menu : memunculkan atau menyembunyikan tampilan bagian atas windows media plyer classic & menu bar.
b.    Seek bar : memunculkan atau menyembunyikan tampilan bagian atas media player classic.
c.    Control :  memunculkan atau menyembunyikan kontrol pemutaran audio atau video.
d.   Information : digunakan dalam mode layar penuh (full screen)  untuk memunculkan status, statistik, dan kontrol pemutaran.
e.    Statistics : memperlihatkan frame rate, sync offset, dan informasi lain seputar pemutaran.
f.     Status : memberitahukan jika video dalam status diputar, di pause atau di hentikan serta menunjukkan lamanya waktu pemutaran.
g.    Subresync : digunakan jika teks terjemahan (subtittle) terletak dalam file yang berbeda dari file video.
h.    Playlist : menunjukkan file yang diputar.
i.      Capture : digunakan jika terdapat device untuk meng-capture.
j.      Shader editor : memudahkan anda memilih shaders mana yang aktif. Shaders adalah instruksi-instruksi untuk mengatur video.
k.    Presets : kumpulan daftar yang menunjukkan seberapa banyak informasi file yang ditampilkan.
l.      Full screen : melebarkan ukuran layar hingga maksimal.
m.  Zoom : memperbesar tampilan video.
n.    Video frame : memudahkan anda mengubah ukuran tampilan video dan rasio aspek.
o.    Pan & scan : pilihan lebih banyak untuk melihat video.
p.    On top : mengatur media player classic agar terus berada di paling depan atau di belakang aplikasi aktif lainnya.
q.    Options : membuka pilihan-pilihan lebih lanjut.
3.  Menu Navigate
Berisi fitur-fitur yg bisa di aktifkan jika anda tengah memutar video dari keping dvd. Menu kontrol dvd yang lazim (standar) dapat dengan mudah di temukan di dalam menu bar navigate ini.
4.  Menu Favorites
Berisi fitur fitur yang memudahkan anda  membuat daftar video dan audio kesukaan anda.
5.  Menu Help
Menunjukkan serangkaian tautan dan panduan tambahan yang siap membantu anda saat anda bingung dan menghadapi masalah dalam menggunakan media player classic.

      C.    Kelebihan dan Kekurangan Media Player Classic
1.   Kelebihan :
a.    Anda dapat dengan mudah menambah atau mengurangi kecepatan Media Player Classic saat memutar file video/audio.
b.    Media Player Classic dapat memutar hampir semua jenis format file audio dan video Diantara File-file yang sering kita temui antara lain : avi, mp4, mpg, flv, wmv, vob dan beberapa type File lainnya.
c.    Media Player Classic memiliki fitur filter suara dan playlist.
d.   Media Player Classic mudah digunakan bagi pemula.
e.    Memungkinkan anda untuk memvisualisasikan file dengan Quicktime dan RealMedia.
2.   Kelemahan :
Tidak adanya fitur untuk mendownload secara otomatis dan juga fitur pencarian subjudul.
http://bagus029.blog.unsoed.ac.id/2010/11/29/perbandingan-antara-gom-player-dan-windows-media-player-classic/

      D.    Cara Penggunaan Media Player Classic
Cara Memutar Film di DVD dengan Menggunakan Media Player Classic :
a.    Pastikan di PC atau laptop sudah terinstall Media Player Classic.
b.    Masukan keping film DVD dan buka Media Player Classic. Klik menu File > Open DVD.
c.    Klik icon atau folder DVD kemudian klik OK.
d.   Untuk melakukan capture atau mengambil screenshot adegan film, tekan Pause pada adegan yang akan di capture kemudian klik menu File dan pilih Save Image.
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "