BAB IV
PEMBAHASAN
A.
Cara Menginstal Media Player Classic
Berikut
ini adalah cara untuk menginstal software Media Player Classic :
- Klik 2x file MPC-HC (Media Player Classic Home Cinema)
- Tampilan pemilihan bahasa disini saya memakai bahasa
English, klik OK

3.
Tampilan
awal penginstallan MPC-HC, klik Next
- Perjanjian lisensi pilih I accept the agreement, klik Next
5.
Di
sini kita dapat mengubah dimana file MPC-HC yang kita install akan di simpan,
klik Next
- Di sini kita bisa memilih fitur dan komponen apa yang
akan kita ikut install, klik Next
- Penyesuaian nama folder MPC-HC yang akan tampil di menu
start, klik Next
- Di sini kita bisa memilih apakah icon shortcut
ditampilkan di semua user yang tersedia di PC atau tidak, klik Next
- Semua yang telah kita pilih di tampilan sebelumnya
tampil di sini, klik Install
- Proses penginstalan
- Penginstalan sudah selesai, klik finish
B. Fasilitas atau Menu-menu di Media Player Classic
1.
Menu File
a.
Quick
open file : membuka file di komputer, layar akan
langsung menunjukkan langsung ke folder
My Documents.
b.
Open
file : memberi anda dua kolom untuk mengetikkan file yang sudah anda ketahui
lokasinya. Apabila tak tahu atau tak yakin dimana letak file tersebut, cukup
klik “browse” .
c.
Open
dvd : membuka folder dvd jika memang ada.
d.
Open
device : membuka device apapun yang tersambung dengan komputer anda.
e.
Open
dics : mencari tahu apakah ada cd dalam cd drive komputer anda.
f.
Close
: menghentikan file yang sedang diputar.
g.
Save
as : menyimpan video atau audio dengan nama baru.
h.
Save
image : mengambil gambar dari video yang sedang diputar.
i.
Save
thumbnails : menyimpan thumbnails yg terbuat dari video tersebut.
j.
Subtitle
database : memudahkan anda mencari atau menambahkan file teks terjemahan dalam
video anda jika memang tersedia.
k.
Properties
: memberi anda informasi tentang audio atau video yang tengah diputar.
l.
Utils
: mengaktifkan konventor DMS. DMS adalah ekstensi file dari video streaming.
m.
Exit : menutup aplikasi media player classic.
2.
Menu View
a.
Caption
& menu : memunculkan atau menyembunyikan tampilan bagian atas windows media
plyer classic & menu bar.
b.
Seek
bar : memunculkan
atau menyembunyikan tampilan bagian atas media player classic.
c.
Control
: memunculkan atau menyembunyikan
kontrol pemutaran audio atau video.
d.
Information
: digunakan dalam mode layar penuh (full screen) untuk memunculkan status, statistik, dan
kontrol pemutaran.
e.
Statistics
: memperlihatkan frame rate, sync offset, dan informasi lain seputar pemutaran.
f.
Status
: memberitahukan jika video dalam status diputar, di pause atau di hentikan
serta menunjukkan lamanya waktu pemutaran.
g.
Subresync
: digunakan jika teks terjemahan (subtittle) terletak dalam file yang berbeda
dari file video.
h.
Playlist
: menunjukkan file yang diputar.
i.
Capture
: digunakan jika terdapat device untuk meng-capture.
j.
Shader
editor : memudahkan anda memilih shaders mana yang aktif. Shaders adalah
instruksi-instruksi untuk mengatur video.
k.
Presets
: kumpulan daftar yang menunjukkan seberapa banyak informasi file yang
ditampilkan.
l.
Full
screen : melebarkan ukuran layar hingga maksimal.
m.
Zoom
: memperbesar tampilan video.
n.
Video
frame : memudahkan anda mengubah ukuran tampilan video dan rasio aspek.
o.
Pan
& scan : pilihan lebih banyak untuk melihat video.
p.
On
top : mengatur media player classic agar terus berada di paling depan atau di
belakang aplikasi aktif lainnya.
q. Options : membuka pilihan-pilihan lebih lanjut.
3. Menu Navigate
Berisi fitur-fitur yg bisa di aktifkan jika anda tengah
memutar video dari keping dvd. Menu kontrol dvd yang lazim (standar) dapat dengan mudah
di temukan di dalam menu bar navigate ini.
4. Menu Favorites
Berisi
fitur fitur yang
memudahkan anda membuat daftar video dan
audio kesukaan anda.
5. Menu Help
Menunjukkan serangkaian tautan dan panduan
tambahan yang siap membantu anda saat anda bingung dan menghadapi masalah dalam
menggunakan media player classic.
C.
Kelebihan dan
Kekurangan Media Player Classic
1.
Kelebihan :
a.
Anda
dapat dengan mudah menambah atau mengurangi kecepatan Media Player Classic saat
memutar file video/audio.
b.
Media
Player Classic dapat memutar hampir semua jenis format file audio dan video
Diantara File-file yang sering kita temui antara lain : avi, mp4, mpg, flv,
wmv, vob dan beberapa type File lainnya.
c.
Media
Player Classic memiliki fitur filter suara dan playlist.
d.
Media
Player Classic mudah digunakan bagi pemula.
e.
Memungkinkan
anda untuk memvisualisasikan file dengan Quicktime dan RealMedia.
2. Kelemahan
:
Tidak
adanya fitur untuk mendownload secara otomatis dan juga fitur pencarian
subjudul.
http://bagus029.blog.unsoed.ac.id/2010/11/29/perbandingan-antara-gom-player-dan-windows-media-player-classic/
D.
Cara
Penggunaan Media Player Classic
Cara Memutar Film di DVD
dengan Menggunakan Media
Player Classic :
a.
Pastikan di PC atau
laptop sudah terinstall Media Player Classic.
b.
Masukan keping
film DVD dan buka Media Player Classic.
Klik menu File > Open DVD.
c.
Klik icon atau
folder DVD kemudian klik OK.
d.
Untuk melakukan
capture atau mengambil screenshot adegan film, tekan Pause pada adegan yang
akan di capture kemudian klik menu File dan pilih Save Image.