Senin, 09 September 2013

Karya



KEBAHAGIAAN YANG SEMPURNA

Tak ada yang menemaniku malam ini. Hanya suara jangkrik yang aku dengar. Ku nikmati sejuknya semilir angin yang sedang berhembus. Aku mengerjakan tugas dari Buguru karena besok harus dikumpulkan, sementara Kakakku sudah tertidur nyenyak, mungkin dia kelelahan karena setiap hari harus banting tulang untuk membiayai sekolahku.
Aku sangat bersyukur masih bisa menikmati bangku pendidikan sampai ke SMA. Nasibku tak seberuntung anak-anak lain. Aku hanya tinggal bersama kakakku sementara ayah dan ibuku tak tahu ada dimana, hanya foto mereka berdua yang kami jadikan sebagai pelepas rindu. Selain itu, dibelakang fotonya tertera sebuah alamat.
Sebelum nenek meninggal, nenek berpesan agar aku dan kakak mencari alamat tersebut, karena itu adalah alamat orang tua kami. Kakakku pernah berkata, nanti jika dia punya uang aku akan diajak untuk mencari alamat tersebut. Aku rindu sekali ingin melihat wajah ayah dan ibu. Aku ingin seperti anak-anak lain yang bisa merasakan kasih sayang orang tuanya.
Tak kusangka malam semakin larut. Ku lihat jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB. Aku segera melangkahkan kakiku ke tempat tidur.
Adzan subuh sudah berkumandang, aku langsung pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Kulihat kamar kakakku sudah sepi, pastinya dia sudah pergi ke masjid, (pikirku dalam hati).
“tumben sudah bangun Ren?? Biasanya jam 5 kamu baru bangun” kata kakak sambil mengagetkanku.
“kakak… bikin Rena kaget saja, andaikan disini ada …..”(aku sejenak terdiam)
“iya aku mengerti maksudmu Ren, ” kata kakakku.
“kapan kita bisa ketemu mereka kak?” kataku dengan sedih.
“sabar Ren, jika Allah menghendaki pasti kita akan dipersatukan bersama ayah dan ibu, Oh ya sana sholat dulu, jangan bersedih terus.” Kata kakakku
“baik kak” kataku
Tepat jam 06.15 aku segera berangkat, sedangkan kakakku sudah duluan berangkat kerja. Hati kecilku berkata “ya Allah aku niat mencari ilmu-Mu untuk menghilangkan kebodohan, berilah kesempatan kepadaku untuk bertemu ayah dan ibu nanti”. kemudian segera ku langkahkah kakiku untuk menuju sekolah.
Setelah pulang sekolah ternyata kakakku memberi kejutan kepadaku, aku diajak ke kota untuk mencari alamat ayah dan ibu. Hatiku senang sekali, tak sabar rasanya aku ingin memeluk ayah dan ibu.
“ayo Rena nanti kita terlambat lho…” kata kakakku
“iya kak ini Rena sudah siap, ayo kita berangkat” kataku
Tepat jam 06.00 pagi aku tiba disana. Kakak langsung bertanya tentang alamat itu kepada orang yang ada di sekitar tempat itu.
“maaf bu, jl. Melati no.13 itu disebelah mana ya?” tanya kakak
“owh… mas ini jalan lurus saja nanti ada pertigaan belok kanan” kata orang tersebut.
“kalau gitu terima kasih bu” jawabku
“iya sama-sama”
Aku dan kakakku segera berjalan menuju rute yang dikasih tahu ibu tadi. Setelah beberapa menit, akhirnya aku dan kakak sampai juga di tempat tersebut
“mungkin ini kak rumah ibu dan ayah” kataku
“iya mungkin Ren, coba kita masuk, siapa tahu ini memang benar” jawab kakak
Sebelum kami mengetuk pintu, tiba-tiba terdengar suara dibelakang kami.
“cari siapa ya nak?” kata orang itu.
Kami berdua mambalikkan badan, kami terkejut!! Kami terus memandanginya, tak disangka wajah 2 orang itu mirip dengan ayah dan ibu. Bukan hanya mirip, tak dapat dipungkiri lagi, dia adalah orang tua kami. Aku dan kakak segera mencium tangannya dan memeluknya.
“ayah, ibu, kami sangat rindu dengan kalian” kata kakak sambil menangis.
“maafkan kami nak, kami tak berdaya merebut kalian dari tangan nenek kalian” kata ayah
“tidak apa-apa yah, yang penting sekarang kita bisa bertemu” kataku.
“ya Allah terima kasih engkau telah mengembalikan malaikat-malaikat kecil kami” kata ayah dan ibu
Kami terus berpelukan untuk melepaskan rasa rindu kami, sekian lamanya sampai 18 tahun kami berpisah dengan oang tua kami. Kini kakakku tidak perlu mencari biaya untuk sekolahku. Karena ekonomi ayah cukup untuk menghidupi kami dan untuk membiayai sekolahku. Kakak juga bisa melanjutkan kuliahnya lagi. “Terima kasih Tuhan kau telah mengabulkan do’aku” kataku dalam hati
The End
Karya : Eny Mukaromah XIB
Kutunggu komentarnya!!!

10 komentar:

ayu mafa mengatakan...

ok iu

Unknown mengatakan...

sip cuy

Fitripuspitamafa@blogspot.com mengatakan...

BAGUSS

Fitripuspitamafa@blogspot.com mengatakan...

goood

Unknown mengatakan...

lumayan apik... hehhe

Unknown mengatakan...

apikk

nuryamafa mengatakan...

apik mbak...

Unknown mengatakan...

good...

Unknown mengatakan...

keren...

Unknown mengatakan...

wah judule menarik

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "