Selasa, 24 September 2013

Sejarah Lingkungan



SEJARAH DUKUH BAKARAN

Menurut cerita salah satu  masyarakat Dukuh Bakaran, dulunya istri dari Sunan Muria diculik oleh Maling Kopo dan Maling Kentiri dan dibawa ke suatu hutan. Dan di sembunyikan di suatu Gua. Lalu Sunan Muria mencari istrinya. Pada suatu hari Sunan Muria menemukan istrinya sedang bersama Maling Kopo dan Maling Kentiri. Tanpa pikir panjang Maling Kopo dan Maling Kentiri pun segera melarikan diri karena kepergok oleh Sunan Muria, tetapi Sunan Muria membiarkan Maling Kopo dan Maling Kentiri pergi, karena pikiran Sunan Muria pun sudah tak karuan.
Sunan Muria pun langsung menanyai istrinya tenang hal tersebut, apakah istrinya sudah dicinta oleh Maling Kopo dan Maling Kentiri atau tidak. Ternyata jawaban dari istrinya, dia sama sekali tidak di apa-apakan oleh Maling Kopo dan Maling Kentiri.
Tetapi Sunan Muria masih tidak percaya dengan jawaban istrinya, sehingga Sunan Muria pun mengambil keputusan untuk menyumpah istrinya dengan cara dibakar. Dan istrinya pun menyanggupi.
Sunan Muria pun membakar Istrinya di suatu hutan. Ternyata sang istri tidak meninggal, tetapi tubuhnya menjadi hitam karena terbakar. Setelah itu, Sunan Muria memutuskan untuk memandikan sang istri di suatu sendang yang bernama “Sendang Bicak”. Sunan Muria pun takjub karena sang istri menjadi cantik.
Maka dari perstiwa di bakar itulah, sekarang alas tersebut di namai dengan Dukuh Bakaran

9 komentar:

Unknown mengatakan...

waw amazing...

ayu mafa mengatakan...

sungguh menarik

nuryamafa mengatakan...

menakjubkan

Unknown mengatakan...

keren siii... tp sitek... hehhhee...

Unknown mengatakan...

lumayan menarik sejarahe...

Unknown mengatakan...

owh ngnw ceritane....

Anonim mengatakan...

desamu ger dy nw?

Unknown mengatakan...

ceritane apik y

Unknown mengatakan...

baguss

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "